Untuk pertama kalinya Grup Zikrul Amin dari LPI Dayah Raudhatul Ma’arif tampil di luar negeri, tepatnya negeri jiran Malaysia. Acara tersebut dalam rangka memenuhi sebuah undangan resmi dari warga Aceh di sana.
Di samping kerjasama masyarakat Aceh yang berada di Malaysia yang memang telah membuat hubungan Aceh dan Malaysia tidak pernah terasa jauh dan asing lagi dari masa ke masa, juga ada kunjungan-kunjungan silaturrahmi beberapa staf tenaga pengajar dari LPI ini ke negeri jiran tersebut dalam dasawarsa ini. Dipengaruhi aneka sebab lainnya, tak heran LPI Raudhatul Ma’arif sudah tak begitu asing lagi di sebagian masyarakat di sana.
Tidak sedikit masyarakat Malaysia yang merasa tertarik dengan sistem ilmu pendidikan tradisional yang ada di Aceh. Bahkan ada di antara mereka yang mengirimkan anaknya ke LPI ini dan juga dayah-dayah lain di daerah Aceh untuk menuntut ilmu yang merupakan ciri khas ilmu pendidikan agama yang ada di Aceh sejak dahulu kala. Maka wajar saja jika banyak masyarakat di sana yang ingin mengetahui lebih jauh tentang sistem pendidikan ilmu keislaman yang ada di Aceh ini, khususnya corak pendidikan dayah.
Karenanya, tak mengherankan mengundang grup zikir dari LPI ini mempunyai dampak yang sangat penting untuk bisa menampilkan alunan-alunan zikir khas dayah dalam rangka memperingati maulid Nabi kita, Muhammad SAW, yang bertepatan di bulan Rabiul Awal ini.
Insyaallah mereka dalam beberapa minggu ini terjadwal melakukan zikir di beberapa tempat dalam negeri Jiran tersebut.



